"Kita menyimpulkan anaknya Irpan (54) memaksa ibunya untuk menenggak obat serangga sehingga ibunya tewas," kata Kapolres Kabupaten Tangerang Kombes Irfing kepada detikcom, Rabu (14/5/2014).
Awalnya kasus ini sempat dianggap peristiwa bunuh diri anak dan ibu. Hal ini disebabkan Irpan juga menenggak obat serangga sehingga harus dirawat juga ke rumah sakit. Namun setelah hasil visum keluar diketahui kalau Zubaedah dipaksa meminum obat serangga.
"Hasil visum ternyata ada pemaksaan terhadap korban," katanya.
Dari hasil visum tersebut diketahui bahwa ada cairan obat serangga itu masuk ke paru-paru korban. Selain itu juga ada retakan di leher Zubaedah. Kemudian juga ada tulang rusuk yang patah.
"Jadi saat dipaksa diminumkan obat serangga ini masuk juga ke paru-paru korban dan tidak hanya masuk ke lambung korban," katanya.
Jenazah Zubaedah ditemukan pada Senin (12/5/2014) di perumahan Jl H Biru RT 02/02 No 30, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saat itu Irpan juga ditemukan dengan kondisi tak sadar karena menenggak obat serangga. Irpan selamat setelah dirawat di rumah sakit.
(nal/try)











































