Ransel Mencurigakan Panikkan Pembagian Bingkisan Natal
Sabtu, 18 Des 2004 10:37 WIB
Surabaya - Pembagian bingkisan untuk memperingati Natal di Taman Kanak-Kanak (TK) Katolik Taman Rini, Jl, Kepanjen, Surabaya, Sabtu (18/12/2004) sempat dibuat panik dengan ditemukan tas ransel mencurigakan. Setelah dibuka ternyata isinya hanya buku pelajaran sekolah. Bom yang ditakutkan tak ditemukan.Pembagian bingkisan Natal dilakukan 200 siswa yang merupakan gabungan dari TK Katolik Taman Rini dan SD Katolik Santa Angela. Para siswa mengenakan baju dan topi Santa Claus. Mereka diapit oleh 2 piet hitam. Sekitar 500 warga yang terdiri dari tukang becak, tukang parkir, penjual makanan dan warga sekitar kurang mampu mengantre untuk mendapatkan bingkisan yang berisi sembako itu. Acara hampir selesai, tinggal beberapa warga saja yang mengantre, ketika tiba-tiba seorang wartawan melihat tas ransel mencurigakan.Tas ransel warna hitam itu tergeletak di pintu Asrama Yulia, yang letaknya satu kompleks dengan TK. Tas mencurigakan karena tas itu sendirian teronggok, sementara tas siswa lain dititipkan ke tempat penitipan. Wartawan lantas melaporkan adanya tas itu ke penjaga sekolah. Takut tas berisi bahan peledak, petugas keamanan sekolah melaporkannya ke polisi yang saat itu menjaga acara tersebut. Suasana sempat dibuat was was. Sejumlah pengurus sekolah pun tegang. "Ayo cepat diperiksa. Rawan ini. Di Bandung saja kemarin baru ditemukan bom," kata petugas sekolah mendesak polisi. Mendapat desakan itu, seorang polisi yang kebetulan jaga nekat membuka tas tanpa dielngkapi peralatan penjinak bom. Ternyata dibuka, tas hanya berisi buku pelajaran. "Wah bikin takut saja," celetuk polisi tersebut.
(iy/)











































