"Itu kan untuk capres, bukan cawapres. Secara politik standing position-nya beda," tutur Wasekjen PDIP Hasto Kristanto kepada detikcom di Posko Media JKW4P, Jl Cemara 19 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014) malam.
Hasto menambahkan, meski partai banteng bermoncong putih itu memastikan tidak dapat menggandeng siapa pun nama pemenang konvensi kelak, bukan berarti komunikasi politik tidak lancar.
"Komunikasi politik tetap kita jalani baik. Buktinya hari ini Jokowi ketemu sama SBY. Pertama, sebagai etika bernegara. Kedua, meminta izin untuk non dinas," lanjutnya.
Apakah sudah ada bayangan susunan kabinet kelak bila Jokowi terpilih menjadi presiden?
"Belum lah. Masih terlalu dini ngomongin ini. Kita masih fokus pemenangan pilpres dulu saja," pungkas Hasto.
(vid/vid)











































