"Motor korban memang tidak dibawa kabur kedua pelaku, mereka hanya membawa kabur handphone dan uang milik korban. Dugaan awal kita, ini kasus pencurian kekerasan tetapi tidak menutup kemungkinan dilakukan geng motor, nanti kita dalami dari saksi teman wanita korban," ujar Kapolsek Ciracas, Kompol Suwanda saat dihubungi, Selasa (13/5/2014).
Analisis Suwanda akan kemungkinan pelaku geng motor karena keterangan saksi teman wanita korban mengatakan pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan dua sepeda motor. Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi juga mulai mengeluhkan kegiataan muda-mudi pengendara motor yang berbuat onar.
"Ya memang di sekitar lokasi juga sering dilewati anak-anak remaja tanggung yang menggunakan sepeda motor. Mereka menamai dirinya sebagai Geng Amerika. Mereka sering berkumpul di sekitar Kali Sari, Pasar Rebo sana. Tetapi bisa juga ini aksi pencurian kekerasan biasa, yang artinya dari awal pelaku ini memang memiliki niatan untuk mencuri," ujar Suwanda.
Aksi pencurian kerap terjadi tidak hanya karena ada niatan pelaku dari awal. Namun bisa saja aksi pencurian terjadi lantaran pelaku melihat kesempatan.
"Kita sendiri sudah berupaya agar lokasi itu selalu bebas dari kendaraan bermotor yang sengaja parkir, dari sore biasanya anggota saya sudah berusaha membubarkan mereka. Tetapi begitu anggota saya tidak ada, mereka selalu kumpul lagi," ujar Suwanda.
Suwanda mengatakan pihaknya akan terus menyelidiki peristiwa ini sehingga bisa mengungkap kebenaran dalam peristiwa yang menimpa Ari. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan Polres Jakarta Timur untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Kita masih dalam proses penyelidikan dengan polres, nanti akan terungkap ketika kedua pelaku bisa tertangkap," ungkapnya.
Ari dibacok dua pria yang mengendarai dua motor di jembatan layang Pasar Rebo saat menikmati malam bersama teman wanita yang mengaku pacarnya. Akibat menerima bacokan senjata tajam, Ari meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
(edo/vid)










































