"Malam hari ini saya bertemu di Pasar Gembrong dengan Pak Aburizal Bakrie, Pak ARB. Kenapa tempatnya di sini karena ini ekonomi kerakyatan kita ada di sini. Penjual pisang, sayur, ikan, tahu tempe, ada di dalam pasar. Sehingga tempat yang sangat kerakyatan," kata Jokowi yang mengenakan kemeja putih, saat menggelar konferensi pers bersama Ical.
Jokowi pun membuka peluang koalisi PDIP-Golkar. Namun Jokowi ingin memastikan kerjasama yang dibangun bukan soal bagi-bagi kue kekuasaan.
"Kalau kita bertemu di titik yang sama, artinya ini adalah kerjasa sama. Tetapi dengan catatan kita ingin menjaga kemurnian kerjasama ini. Tidak bicara masalah cawapres, tidak bicara masalah menteri, kita ingin menjaga kemurnian kerja sama," kata Jokowi.
"Ini kan sudah bertemu di titik yanng sama, ekonomi kerakayatan. Kalau bertemunya di titik yang sama artinya apa," kata Jokowi sembari tertawa.
Ical pun lantas menimpali. Ical mengisyaratkan tak lagi mengejar kursi capres.
"Jadi yang penting kan berkali-kali saya jelaskan presiden atau wakil presiden hanya instrumen mencapai kesejahteraan rakyat," kata Ical.
(van/try)











































