Polisi Tetap Bantu Sugiyanto Cari Ayu Meski Kabur karena Pacar

Mahasiswa Poltek Hilang

Polisi Tetap Bantu Sugiyanto Cari Ayu Meski Kabur karena Pacar

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2014 15:14 WIB
Polisi Tetap Bantu Sugiyanto Cari Ayu Meski Kabur karena Pacar
Ayu/facebook
Jakarta - Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya tetap akan membantu Sugiyanto (45) untuk mencari putrinya Shara Meilanda Ayu (20) yang diduga ada di Pangkal Pinang, Bangka Belitung untuk menemui pacarnya Firmansyah alias Aan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan, pihaknya sudah menyelidiki laporan Sugiyanto atas hilangnya Ayu, sebelum diketahui bahwa Ayu pergi atas kehendaknya sendiri.

"Sudah dilacak dan keberadaannya terlacak dari Facebooknya dia ada di Bangka Belitung," ujar Rikwanto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (13/5/2014).

Rikwanto melanjutkan, Sugiyanto sendiri sudah berkomunikasi dengan Ayu yang pada akhirnya mengetahui bahwa putrinya itu pergi karena persoalan pribadinya.

"Sudah jelas permasalahannya kenapa dia pergi. Sekarang tinggal bagaimana bapaknya itu, mau menerima kondisi seperti itu atau tidak," jelasnya.

Seperti diketahui, Sugiyanto melaporkan hilangnya Ayu ke Polres Depok pada tanggal 17 April 2014 lalu. Sebelum dilaporkan hilang, Ayu pamit pergi ke tempat kosnya di Depok, tanggal 10 April 2014. Namun sejak saat itu Ayu tidak memberi kabar bahkan nomor telepon selularnya pun tidak aktif.

Belakangan, diketahui bahwa Ayu pergi ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Berdasarkan percakapan di Facebook Ayu kepada temannya, mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta itu berada di Bangka Belitung.

Sugiyanto khawatir, Ayu pergi karena tengah hamil. Hal ini diketahui Sugiyanto dari beberapa gejala pada diri Ayu. Pertama, Sugiyanto melihat perubahan badan Ayu yang semakin bertambah beratnya.

Sugiyanto juga akhirnya mengetahui bahwa Ayu pernah melakukan pencarian tempat aborsi dan obat peluntur janin dalam jaringan pada laptop milik Ayu di kosannya. Sugiyanto pun merasa kecewa dengan Ayu karena pergi tanpa pesan kepadanya.

Terlebih, Sugiyanto merasa malu kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh yang telah memberikan beasiswa kepada putrinya itu agar bisa melanjutkan sekolah, sehingga rencananya menjual ginjal batal.

(mei/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads