"Saya ditetapkan sebagai tersangka, itu kan memang subjektifitas penyidik," kata Pristono ketika mengadakan jumpa pers di lantai tiga gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (13/5).
Lebih lanjut, Pristono yang dimutasi menjadi Wakil Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan sejak Februari lalu itu, menjamin tidak ada sepeser pun uang yang masuk ke kantongnya.
"Masalah proses sudah kami lakukan dengan baik. Kalau ada tuduhan dan dugaan kan saya sudah katakan nawaitu (niat) kami baik. Nggak ada hal-hal seperti itu," kata dia lagi.
Mengenai bus buatan Tiongkok yang akhirnya dimenangkan, Pristono berdalih hal itu sudah sesuai dengan ketentuan lelang. Kebetulan, kata dia, dari semua kriteria atas pertimbangan kualitas dan harga, bus-bus seperti Zhongtong, Ankai, Yuthong itu yang menang tender.
"Kriterianya kan ada, misalnya bahan bakar gas, tinggi deknya, panjangnya 9 meter. Nah yang lain belum bisa mengikuti karena belum siap dengan bahan bakar gas, masih pakai solar. Kita bandingkan yang Scania aja pakai gas harganya Rp 5,8 miliar, ini kan Rp 3,6 miliar," kata dia.
Ketika ditanya soal isu bahwa harga bus disebut-sebut hanya Rp 2 miliar, dia mengaku tak tahu harga aslinya. "Saya enggak tahu, ada yang bilang malah Rp 1 miliar. Kemarin itu kita memang ada perubahan spesifikasi, soal tabung gasnya. Lalu tahun 2013 itu juga kan harga dollar naik. Itu kan berpengaruh juga ke harga bus. Tapi soal isu harga itu, ya dibuktikan saja ke sana (Tiongkok), jangan cuma ngomong. Kalau cuman ngomong ya bisa, tapi itu kan membandingkan ayam dengan kambing. Ini bangun opini yang enggak baik, insyallah enggak ada mark up," jelasnya.
Pristono juga mengaku prihatin atas nasib dua anak buahnya yang kini sama-sama jadi tersangka dan kini sudah ditahan. Keduanya adalah Setyo Tuhu (Ketua Panitia Pengadaan pada Dishub Pemprov DKI) dan R Dradjat A (Pejabat Pembuat Komitmen pada Dishub Pemprov DKI).
"Saya prihatin pada anak buah kami Drajad yang kini ditahan. Saya juga sudah peningkatan status (jadi tersangka). Mohon, dengan nawaitu yang baik, mohon didoakan agar kami dan kawan-kawan kami dapat selamat," katanya.
(ros/mad)











































