"Jadi polisi melerai, malah dipukul juga. Polisi juga jadi korban pemukulan dan semua sudah damai," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin kepada detikcom, Selasa (13/5/2014).
Aswin mengatakan, kedua belah pihak menyatakan tidak akan saling menuntut. "Damai, sudah ditandatangani di Polsek Mampang," katanya.
Peristiwa pemukulan ini terjadi Senin (12/5/2014) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu lalu lintas di kawasan Duren Tiga sedang macet. Petugas TransJ membuka sedikit portal busway agar kendaraan bisa melintas.
"Tiba-tiba saja ada petugas kepolisian yang mendobrak portal tersebut sambil memukul petugas TransJ yang sedang berjaga-jaga di lokasi itu," kata salah seorang petugas TransJ yang enggan disebut namanya.
Petugas kepolisian itu langsung kabur, namun di belakang masih ada rekan-rekannya yang sedang melintas. Rekan-rekan polisi itu kemudian terlibat perkelahian dengan petugas TransJ di kawasan tersebut. Warga yang geram melihat pemukulan itu langsung membantu petugas TransJ.
"Warga bantuin kita, sudah seperti tawuran di Mampang," katanya.
Petugas TransJ yang terlibat tawuran dengan polisi ini kemudian dibawa ke Polsek Mampang. Rekan-rekan dari TransJ juga datang ke kantor polisi itu.
"Kita tidak bisa masuk ke dalam Polsek Mampang sehingga tak tahu apa yang dibicarakan. Mungkin karena kasus itu jadi saling pukul sehingga akhirnya damai," katanya.
(nal/nrl)










































