Sharon Buka Era Baru Perdamaian Di Timur Tengah

Sharon Buka Era Baru Perdamaian Di Timur Tengah

- detikNews
Sabtu, 18 Des 2004 01:02 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Israel Ariel Sharon mengatakan, mengkhawatirkan bila sebuah bangsa dijajah bangsa lain, khususnya bagi kedua rakyatnya. Harapannya dengan visi solusi dua negara, bahwa Palestina bisa berdiri sejajar secara damai dengan Israel."Tahun 2005 bisa menjadi tahun dimana kita menciptakan fondasi persetujuan jangka panjang hubungan Israel-Palestina," kata Sharon seperti dilansir RealEstateGates.comMenurut Sharon, rencana penarikan munur Israel dari Jalur Gaza telah membuka kesempatan unik untuk membangun hubungan baru dengan pihak Palestina. "Kami akan berusaha semampu kami untuk meyakinkan bahwa kesempatan ini tidak akan terlewatkan," lanjut dia.Sementara itu, pemimpin baru Palestina Mahmoud Abbas, yang diharapkan memenangkan pemilihan Presiden Palestina, menanggapi dingin pernyataan Sharon bahwa pengungsi tidak diizinkan kembali ke Israel."Kami tidak akan melepaskan hak para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka," demikian Mahmoud Abbas. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads