Anggota tim advokasi PDIP, Sudiyatmiko Aribowo, mengatakan pihaknya melaporkan sekitar 100 kasus dugaan kecurangan pemilu di beberapa dapil. Kecurangan yang dimaksud PDIP, mulai dari bentuk administrasi hingga tindak pidana di lapangan.
"Mulai dari temuan penghitungan suara yang salah, selisih angka, hingga suara hilang," ujar Sudiyatmiko di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/5/2014).
Sementara itu ketua tim advokasi Golkar, Rudy Alfonso mengatakan, partainya mengajukan gugatan terkait dugaan kecurangan dalam Pileg 9 April kemarin. Salah satu bentuk kecurangan adalah adanya suara yang hilang.
"Kita juga siapkan bukti-bukti untuk persidangan," ujarnya.
Sebelum PDIP dan Golkar, Partai NasDem dan Hanura lebih dulu mendaftarkan gugatan mereka ke MK.
(rvk/fdn)











































