Menpora Minta Kapolri Usut Penembakan Suporter Jakmania di Cipularang

Menpora Minta Kapolri Usut Penembakan Suporter Jakmania di Cipularang

- detikNews
Senin, 12 Mei 2014 21:19 WIB
Menpora Minta Kapolri Usut Penembakan Suporter Jakmania di Cipularang
Roy Suryo jenguk Jakmania (Edward/ detikcom)
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kasus suporter Jakmania yang tertembak di KM 66, Cipularang. Peristiwa ini diharapkan tidak merusak islah terhadap kedua pendukung bola tersebut.

"Saya minta Polri untuk mengusut tuntas meski kita ketahui peristiwa itu terjadi di wilayah Jawa barat, tetapi belum diketahui petugas itu dari mana dan kesatuan apa," ujar Roy usai membesuk Rian Hermawan suporter The Jak yang di rawat di Rs Polri, Jakarta Timur, Senin (12/5/2014).

Ia mengatakan kasus ini harus menjadi perhatian Kapolri, Jendral Sutarman. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali.

"Nanti akan saya bicarakan dengan Kapolri untuk penanganan suporter agar lebih rapih. Kalau belum aman seharus suporter dari Jakarta jangan dilepas pengawalannya," tuturnya.

Roy mengatakan dalam insiden ini pihaknya mendesak polisi untuk bertanggung jawab. Lantaran pihak Jakmania mengklaim telah memiliki izin.

"Dalam hal ini polisi harus bertanggung jawab sama seperti ketika kasus di Hotel Kartika Chandra saya meminta pihak kepolisian bertangung jawab melakukan mediasi. Kasus ini harus diusut agar permasalahan bisa clear, terkecuali suporter ini telah dilarang tetapi masih nekat menonton," ungkapnya.

Klaim Jakmania ini bertentangan dengan apa yang diutarakan oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Iriawan beberapa waktu. Menurut Iriawan, Jakmania dilarang menonton pertandingan Persib vs Persija di Bandung.

"Seperti yang disampaikan panitia Liga Indonesia, suporter Persija tidak boleh datang. Namun mereka memaksa, akhirnya kita pulangkan," tuturnya.

(edo/fdn)


Berita Terkait