Wiranto Mundur Dari Pencalonan

Dukung Akbar Tandjung

Wiranto Mundur Dari Pencalonan

- detikNews
Jumat, 17 Des 2004 22:59 WIB
Denpasar - Wiranto yang sempat mengambil formulir pencalonan Ketua Umum Partai Golkar akhirnya mengundurkan diri. Wiranto yang mengaku tidak memenuhi salah satu syarat administrasi, mendukung pencalonan Akbar Tandjung.Demikian ungkap Wiranto kepada wartawan dalam jumpa pers di Hotel The Westin, Nusa Dua, Bali, Jumat (17/12/2004) malam. "Ada persyaratan administrasi yang tidak bisa dipenuhi, maka saya putuskan untuk menarik diri dari pencalonan ketua umum partai Golkar," kata dia.Wiranto mengungkapkan dirinya sudah sepakat berkoalisi dengan Akbar Tandjung. "Saya akan duduk jadi calon dewan penasihat bila pak Akbar Tandjung terpilih menjadi ketua umum," ungkapnya.Wiranto menerangkan, dewan penasihat ini nantinya akan memiliki tugas yang berebeda dengan penasihat partai Golkar sebelumnya. "Dewan Penasihat akan punya kewenangan yang lebih besar antara lain bersama-sama menyusun personalia DPP dan memberikan saran dalam mengambil keputusan strategi," kata Wiranto.Di tempat yang sama, Akbar Tandjung mengatakan bahwa penjajakan koalisi dengan Wiranto ini sudah dilakukan saat masih berada di Jakarta. "Baru tadi malam kita berhasil merampungkan dalam bentuk kesepakatan. Yang jelas dewan penasihat tidak akan seperti dewan pembina dan belum sampai menjadi dewan syuro," kata Akbar.Menurut Akbar, koalisi ini merupakan kombinasi yang ideal. "Karena saya berasal dari sipil dan Pak Wiranto politisi yang berlatar belakang militer. Dan kalau dipajang dengan tokoh-tokoh lain kami juga tidak kalah," tegasnya.Sementara kandidat balon ketum yang lain, Marwah Daud Ibrahim mengatakan akan tetap maju dalam Munas." Pertemuan saya, baik dengan Bang Akbara maupun Pak Jusuf adalah menyatakan saya tetap maju. Dan saya tentu berharap ada kejutan-kejutan yang terjadi dalam Munas," kata Marwah.Sampai batas akhir pendaftaran balon ketum, setidaknya ada empat bakal calon yang masuk ke panitia Munas. Mereka adalah Akbar Tandjung, Slamet Effendi Yusuf, Marwah Daud Ibrahim dan Jusuf Kalla.Empat orang ini nantinya akan diverifikasi apakah memenuhi persyaratan atau tidak. Penjaringan bakal calon sendiri baru akan beralngsung Sabtu (18/12/2004) besok pukul 13.30 Wita. Dan untuk menjadi calon, mereka harus mendapatkan dukungan minimal 150 suara. (fab/)


Berita Terkait