Kapolri: Bom Bandung Mungkin Terkait Natal & Tahun Baru
Jumat, 17 Des 2004 20:17 WIB
Semarang - Hingga kini Polri masih menyelidiki 9 bom rakitan yang ditemukan di Bus Mekar Raya Jurusan Cirebon-Bandung. Ada kemungkinan bom itu terkait dengan perayaan Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi dilaksanakan.Demikian kata Kapolri Jend Pol Da'i Bachtiar seusai mengikuti acara Wisuda Purna Wira Pati Polri di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian Semarang, Jl. Sultan Agung, Jum'at (17/12/2004) petang.Da'i menegaskan, polisi belum mendapatkan kesimpulan atas penyelidikan dan pemeriksaan beberapa orang yang terkait. Misalnya, penumpang dan kru sopir. Pasalnya, banyak dari mereka yang menyatakan tak tahu menahu adanya bom rakitan tersebut."Mungkin ada kaitannya dengan dua perayaan besar di akhir tahun ini. Soalnya penemuan bom itu dekat dengan momentum itu. Tapi kita belum bisa menyimpulkan karena kami masih terus bekerja," papar Da'i.Da'i menambahkan, polisi masih menelusuri siapa yang menempatkan bom itu dalam bus. Termasuk menyelidiki akan digunakan kemana dan dimana bom yang terdiri dua bom besar dan 7 kecil itu."Itu masih dalam pendalaman. Yang terang, bom itu pasti akan digunakan untuk menghancurkan suatu tempat," tandasnya.Terakhir Da'i yang didamping Kadiv Humas Mabes Polri Komjen Paiman ini mengatakan, meski belum ada kesimpulan terhadap penemuan bom Bandung, polisi akan terus bekerja menyingkap berbagai penemuan dan ancaman bom.Dalam acara itu, Da'i mewisuda 49 pati (perwira tinggi) di lingkungan Polri. Perwira-perwira itu terdiri dari 1 orang Jendral (Chaerrudin Ismail), Komjen (4), Irjen (18), dan Brigjen (26). Sebagian besar dari mereka adalah perwira Mabes Polri dan beberapa Kalpoda.
(fab/)










































