Aji Sofyan Alex, caleg PDIP berhak mendapatkan 1 kursi di DPRD Kaltim hasil pileg 9 April 2014 lalu. Dia tidak perlu mengeluarkan uang dan berkampanye untuk mendapatkan 11.874 suara dari konstituennya di 2 Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.
"Luar biasa, saya tidak berkampanye, ini bukan suara partai. Konstituen bukan PDIP, ini murni kepercayaan masyarakat memilih saya," kata Aji saat dihubungi detikcom, Senin (12/5/2014) sore.
Pasca dipecat dari PDIP, Aji menyatakan dirinya tidak ingin berpolemik panjang. Namun dia dikejutkan bahwa dirinya justru meraih suara terbanyak dan berhak 1 kursi ke DPRD Kaltim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau PDIP ingin mengganti saya, dengarlah apa suara dari bawah. Tentu ini adalah hasil yang terbaik untuk masyarakat karena kepercayaannya," tambahnya.
KPU Kaltim berencana akan mengklarifikasi kepada Aji Sofyan Alex terkait upaya pengajuan penggantian PDIP terhadap dirinya. Aji menegaskan dia akan menolak upaya penggantiannya.
"Kita lihat nanti, KPU Kaltim ikuti aturan atau tidak. Saya tidak mau (penggantian dengan caleg PDIP lainnya)," tegasnya.
Ditanya terkait aktivitasnya saat ini pasca dipecat dari PDIP, dia mengatakan dirinya kembali berladang yang memang merupakan hobinya sedari kecil.
"Aktivitas saya sekarang ya kembali berladang saja," ungkapnya.
KPU Kaltim, Senin (12/5/2014), resmi menetapkan perolehan kursi dan caleg terpilih untuk menempati gedung DPRD Kaltim. Yang unik, caleg PDIP Aji Sofyan Alex berhak menempati 1 kursi DPRD Kaltim dengan 11.874 suara meski dia 'dicoret' dari partainya.
Sebelumnya, disebabkan persoalan internal DPD PDIP Kaltim, Aji Sofyan Alex dipecat dari keanggotaan partai karena dinilai melanggar ketentuan partai dengan menjadi cawagub yang berpasangan dengan Farid Wadjdy saat Pilgub Kaltim 2013 lalu. Padahal, nama dia sudah masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT).
(try/try)











































