"Untuk mereka yang tidak punya sambungan internet solusinya memang beli di minimarket. Tapi bisa juga pesan lewat telepon 121. Bisa langsung pesan nama kereta dan jurusan. Jadi di sini ada call center 7 x 24 jam, bisa telepon ke call center kami," kata Direktur Personalia dan Teknologi Informasi PT KAI Kuncoro Wibowo saat ditanya bagaimana bila penumpang minim akses internet.
Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers PT KAI mengenai KA tambahan Lebaran di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Jalan Juanda 1 B, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014).
Untuk mengantisipasi melonjaknya pengunjung, Kuncoro menegaskan bahwa pihaknya sudah meningkatkan kapasitas bandwidth hingga 3 kali lipat. Pada musim pemesanan KA reguler pada masa mudik, jumlah hit pengunjung situs pemesanan tiket KAI mencapai 10 juta hit.
"Kapasitas 120 GB per second, saya pikir sudah cukup itu. Arus balik juga 20 persen itu (jumlah hit pengunjung arus balik), karena semua akses di mana-mana," imbuhnya.
Kuncoro memiliki saran agar pemesan tiket tidak buru-buru putus asa bila tidak mendapatkan tiket.
"Biasanya kalau mereka buka pukul 00.00 itu langsung nongol, semua keluar. Itu beberapa orang bisa ambil, dan harus bayar dalam waktu 3 jam. Setelah 3 jam ada yang bayar ada yang nggak. Jadi belum tentu habis, coba tunggu 3 jam berikutnya," imbau Kuncoro.
(nwk/nrl)










































