Hasil riset sejumlah lembaga survei menunjukkan elektabilitas putri ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu sebagai cawapres pun tak terlalu tinggi. Sejumlah pengamat meramalkan nama Puan tak begitu mendongkrak perolehan suara jika disandingkan dengan Jokowi.
"Tidak akan mendongkrak, malah bisa menurunkan," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Andrinof Chaniago saat berbincang dengan detikcom, Senin (12/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pemilihan presiden 9 Juli mendatang, PDI Perjuangan dan Jokowi tak bisa hanya mengandalkan basis massa pendukung Sukarno. Partai berlambang banteng moncong putih itu harus menggarap pemilih pemula yang tersebar di sejumlah basis massa.
(erd/van)










































