Partai Demokrat (PD) sampai saat ini belum menentukan arah koalisi. Jika membentuk poros baru, Ketua DPP Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin meyakinkan capres Demokrat tak kalah hebat dibanding Jokowi dan Prabowo Subianto.
"Kami menyadari capres yang disodorkan PDIP (Jokowi), Golkar (Ical) orang hebat. Dari konvensi kami juga akan memberikan calon yang tak kalah hebat," kata Didi seusai diskusi 'Dinamika Politik Penentuan Pasangan Capres-Cawapres' di Hotel Gran Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014).
Namun demikian, Didi mengatakan untuk popularitas capres tersebut, Demokrat masih harus berjuang lebih jauh. Didi memastikan, lembaga survei yang bekerja sama dengan partainya dalam beberapa hari ke depan akan mengumumkan nama tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal poros baru, Didi mengatakan Demokrat masih mengupayakan terbentuknya koalisi di luar PDIP dan Gerindra.
"Masih dong. Ada poros baru. Ini tak main-main. Lambangnya saja bintang mercy. Dan kami akan kuat seperti mercy. PDIP tak main-main dengan Jokowi. Begitu pula dengan Gerindra dengan prabowo. Golkar juga," tutur anggota Komisi III DPR ini.
Menurutnya, Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memenangkan dua kali pemilu. Karenanya, Didi meyakinkan jika Demokrat memiliki strategi untuk memenangkan pemilu tahun ini.
"Kami sudah 2 periode menang. Dengan suara 10 persen. Strategi lain disesuaikan dengan keadaan. Komunikasi adalah gaya. Kami punya strategi yang tak perlu disampaikan ke publik. Tapi di last minute akan muncul nama,"imbuhnya.
"Tapi ini tak mudah seperti 2009 lalu karena saat itu kami menang. Nantinya ada kesepakatan membangun koalisi yang bisa memecahkan persoalan bangsa ke depan. Kami harus lebih efektif, strategis, beda dengan partai yang lebih tinggi persentasenya," pungkas Didi.
Wasekjen Partai Demokrat Ramadan Pohan sebelumnya mengatakan capres hasil konvensi Partai Demokrat akan diumumkan pada 15 Mei 2014. Sejauh ini berdasarkan beberapa survei eksternal, elektabilitas nama Dahlan Iskan dan Anies Baswedan masih teratas di antara 9 capres konvensi Demokrat. (rmd/brn)











































