"Tadinya kita akan membawa Iqbal ke rumah aman, namun setelah melalui kesepakatan dengan pihak keluarga mereka sepakat untuk merawat Iqbal dengan baik," ujar Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait dalam konfrensi pers di RSUD Koja, Jakarta Utara, Senin (12/5/2014).
Aris mengatakan melihat kondisi psikologis ibu kandung belum membaik. Pihaknya memberikan tangung jawab perawatan kepada kakak kandung Iis, yang tak lain tantenya Iqbal.
"Nanti Iqbal sendiri akan dirawat Ibu Irma yang merupakan kakak kandung dari ibunya Iqbal. Karena kondisi ibu kandung Iqbal diketahui mAsih depresi," tuturnya.
Aris mengatakan meski Iqbal dikembalikan ke pihak keluarga. Pihaknya tetap akan melakukan pengawasan.
"Nantinya tetap akan ada kontrol dari Komnas anak sampai iqbal diasuh baik. Karena pengasuh terbaik adalah orang tua sendiri," tuturnya.
Ia menuturkan kasus kekerasan dialami dapat menjadi momentum terbaik untuk anak-anak. Sehingga tidak ada lagi anak dibawah umur menjadi kekerasan fisik maupun seksual.
"Tentu dengan ini kita harapkan tidak ada lagi kejahatan terhadap anak, sesuai instruksi presiden memerangi kejahatn seksual dan anak-anak, sehingga kita bisa wujudkan," ungkapnya.
(edo/ndr)











































