Poppy yang mantan model dan seorang desainer itu tampak cantik mengenakan setelan blazer krem, dalaman kemeja merah serta celana merah, datang ke gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014) pukul 13.15 WIB. Dengan pulasan make up, Poppy yang tampak cantik di usia senja itu didampingi kuasa hukumnya, Hermawanto.
"Kita mau laporkan adanya praktik kecurangan di dapil saya. Bahkan bukan hanya kecurangan, ini merupakan praktik kejahatan, yang sudah bekerja sama dengan aparatur pemerintah. Bayangkan saja, sampai hari ini kami tidak bisa mendapatkan formulir C1. Sudah kami coba download tapi tidak bisa juga. Jadi kami tidak bisa tahu berapa jumlah suara kami yang hilang. Kami juga menemukan adanya jual beli suara di dapil kami di Jawa Tengah," tegas perempuan berkaca mata ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah memberi keterangan ke wartawan, Poppy langsung menuju ke loket administrasi menyerahkan pendaftaran perkara. Setelah itu Poppy masuk ke salah satu ruangan, di ruangan itu dia akan mengurus perkaranya secara tertutup.
Β
Hari ini sudah ada 3 caleg yang mengadukan sengketa Pemilu 2014 ke MK. Selain Poppy, ada 2 caleg lain yakni Dwi Astuti, caleg DPD asal Jatim, Dwi Astuti, dan seorang caleg DPR Aceh yang mendaftarkan secara online.
(nwk/nrl)











































