Suasana tenang terasa ketika capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, datang ke Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin di Leteh, Rembang, untuk menemui KH Mustofa Bisri atau biasa dipanggil Gus Mus. Berbeda ketika Jokowi datang ke sana bulan Maret lalu: penuh hiruk pikuk para santri.
Saat tiba di Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Senin (12/5/2014), tidak banyak yang menyambut Prabowo. Hanya terlihat beberapa orang yang ingin bersalaman. Tak ada santri yang menyambut.
"Ini masih sekolah santrinya," kata salah seorang santri saat ditanya kenapa tidak banyak santri yang menyambut Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski berbeda suasana, dua capres itu tetap disambut hangat oleh Gus Mus. Satu hingga dua jam berlalu tidak terasa ketika Gus Mus menemui tamu-tamu istimewa tersebut. Obrolan ringan hingga serius terjadi diselingi tawa.
Sesi foto bersama juga tidak jauh berbeda baik ketika Jokowi atau Prabowo menemui Gus Mus. Bahkan di sela perbincangan antara Prabowo dan Gus Mus, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menyempatkan berfoto dengan tiga cucu Gus Mus.
Usai berbincang sekitar satu jam dengan Gus Mus, Prabowo berpamitan segera masuk ke mobilnya. Sedangkan saat Jokowi hendak pamit setelah bertemu Gus Mus, para santri langsung menyerbu, padahal Jokowi ketika itu bermaksud ingin berkeliling pesantren.
Meski suasana memang terlihat berbeda antara kedatangan Jokowi dan Prabowo ke Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Rembang, namun ketika sowan ke rumah KH Maimun Zubair di Ponpes Al Anwar Karangmangu Sarang, Rembang, pada April lalu, ia disambut dengan marching band seperti halnya Jokowi ketika datang ke sana.
(alg/try)











































