"Kami hormati. Sebagaimana kami menghormati putusan NasDem dan PKB juga," ujar Wasekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di markas PDIP, Lenteng Agung, Jaksel, Senin (12/5/2014).
Hasto juga sempat menyampaikan keprihatinannya terhadap dinamika yang sempat terjadi di internal PPP. Namun sekali lagi, PDIP menghormati langkah yang sudah diputus PPP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada banyak pertimbangan mengapa akhirnya PPP memilih Prabowo. Antara lain, petunjuk dan nasihat para ulama, kebutuhan nasional akan kepemimpinan yang tegas dan visioner untuk membawa Indonesia sebagai bangsa yang unggul di dunia internasional, suara mayoritas konstituen serta demi menjaga keutuhan PPP.
(mok/trq)











































