"Kami menghormati Golkar, karena Golkar kan sudah punya calon presiden, yakni Ical," tutur Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/5/2014).
Ruhut lantas menyoroti bahwa di Golkar sendiri nyatanya tidak terlalu solid mendukung pencapresan Ical. Sementara PD juga masih berambisi mengusung calonnya sendiri yang sekarang masih digodok lewat mekanisme konvensi capres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golkar kecewa karena SBY tak mau bertemu dengan partai berlambang pohon beringin ini. Golkar kecewa karena SBY mau bertemu dengan parpol lain, tapi tak membuka diri untuk Golkar.
"Yang lain ditemui oleh Pak SBY, Hanura dia temui, tapi kita nggak mau dia temui," kata Fadel saat berbincang dengan detikcom, Minggu (11/5/2014) malam.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengatakan Golkar sebenarnya sudah lama ingin bertemu dengan SBY. Namun SBY tak pernah mau membuka diri untuk bertemu dengan Golkar.
"Saya juga sudah bicara dengan Pak Syarief Hasan. Dia mengatakan akan menyampaikan kepada Ketum PD setelah beliau pulang dari Myanmar. Kita menunggu respon beliau," tutur Fadel.
(dnu/trq)











































