Sama dengan Risma, Ini yang Bikin Ridwan Kamil Kecewa Soal Es Krim Gratis

Sama dengan Risma, Ini yang Bikin Ridwan Kamil Kecewa Soal Es Krim Gratis

- detikNews
Senin, 12 Mei 2014 12:46 WIB
Sama dengan Risma, Ini yang Bikin Ridwan Kamil Kecewa Soal Es Krim Gratis
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Jakarta - Sama halnya dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga kecewa dengan kegiatan bagi-bagi es krim gratis oleh PT Unilever Indonesia di Balai Kota Bandung, Minggu (11/5/) kemarin. Sebab acara tersebut telah membuat Balai Kota seperti lautan sampah dan menyebabkan kemacetan parah.

Bagaimana ceritanya hingga Ridwal Kamil dirundung kecewa dan marah. Berikut ceritanya.


Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

1. Warga Membeludak

Foto: Ilustrasi
PT. Unilever Indonesia melalui program 'Wall's Ice Cream Day' membagi-bagikan es krim gratis kepada warga Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung. Acara ini dihadiri oleh ribuan warga. Jumlah tersebut ternyata melebihi daya tampung Balai Kota dan akhirnya banyak warga yang tumpah ke jalan-jalan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menilai panitia kurang antisipasi membludaknya warga yang datang.

"Niatnya baik, tapi pelaksanaannya kurang antisipasi jumlah pengunjung yang datang. Menurut laporan tadi (yang datang) tiga hingga 4 kali lipat dibandingkan yang direncanakan," kata Ridwan.

Menurutnya kapasitas balai kota kecil, sehingga tak muat menampung ribuan warga dalam satu kesempatan. "Balai kota penuh, rumput dan bunga terinjak-injak. Itu yang saya kecewakan," ucapnya.

1. Warga Membeludak

Foto: Ilustrasi
PT. Unilever Indonesia melalui program 'Wall's Ice Cream Day' membagi-bagikan es krim gratis kepada warga Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung. Acara ini dihadiri oleh ribuan warga. Jumlah tersebut ternyata melebihi daya tampung Balai Kota dan akhirnya banyak warga yang tumpah ke jalan-jalan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menilai panitia kurang antisipasi membludaknya warga yang datang.

"Niatnya baik, tapi pelaksanaannya kurang antisipasi jumlah pengunjung yang datang. Menurut laporan tadi (yang datang) tiga hingga 4 kali lipat dibandingkan yang direncanakan," kata Ridwan.

Menurutnya kapasitas balai kota kecil, sehingga tak muat menampung ribuan warga dalam satu kesempatan. "Balai kota penuh, rumput dan bunga terinjak-injak. Itu yang saya kecewakan," ucapnya.

2. Macet Dimana-mana

Foto: Ilustrasi (dok)
Banyaknya warga yang ingin memdapatkan es krim gratis membuat Balai Kota menjadi penuh dan padat. Pengunjung yang datang banyak yang memarkirkan kendaraan pribadinya di badan jalan karena daya tampung parkir Balai Kota sudah penuh.

Akibat hal ini terjadilah kemacetan di beberapa ruas jalan. Seperti di jalan sekitar Balkot, Jalan Viaduct, Merdeka, Wastukencana, Jalan Aceh dan Ir Juanda.

Bahkan akibata cara ini, Wali Kota Ridwan Kamin memang mendapat banyak keluhan melalui twitter. Seperti yang ditulis oleh akun ‏@BennyKeef: "Wallsindonesia bikin acara di balkot, sa bandung macet," tulisnya.

2. Macet Dimana-mana

Foto: Ilustrasi (dok)
Banyaknya warga yang ingin memdapatkan es krim gratis membuat Balai Kota menjadi penuh dan padat. Pengunjung yang datang banyak yang memarkirkan kendaraan pribadinya di badan jalan karena daya tampung parkir Balai Kota sudah penuh.

Akibat hal ini terjadilah kemacetan di beberapa ruas jalan. Seperti di jalan sekitar Balkot, Jalan Viaduct, Merdeka, Wastukencana, Jalan Aceh dan Ir Juanda.

Bahkan akibata cara ini, Wali Kota Ridwan Kamin memang mendapat banyak keluhan melalui twitter. Seperti yang ditulis oleh akun ‏@BennyKeef: "Wallsindonesia bikin acara di balkot, sa bandung macet," tulisnya.

3. Balai Kota Jadi Lautan Sampah

Sampah di Balai Kota Bandung
Tak hanya menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, kegiatan 'Wall's ice cream day' di Balai Kota Bandung, Minggu (11/5) kemarin juga menyisakan masalah. Area halaman dan taman kantor wali kota itu dipenuhi sampah bungkus es krim.

Usai acara terlihat sampah plastik bekas bungkus es krim berserakan di halaman, taman maupun parit. Para pengunjung membuang bekas bungkus es krim itu begitu saja. Padahal di beberapa titik di Balaikota ada tempat sampah.

Akibatnya Balai Kota Bandung terlihat seperti lautan sampah.

3. Balai Kota Jadi Lautan Sampah

Sampah di Balai Kota Bandung
Tak hanya menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, kegiatan 'Wall's ice cream day' di Balai Kota Bandung, Minggu (11/5) kemarin juga menyisakan masalah. Area halaman dan taman kantor wali kota itu dipenuhi sampah bungkus es krim.

Usai acara terlihat sampah plastik bekas bungkus es krim berserakan di halaman, taman maupun parit. Para pengunjung membuang bekas bungkus es krim itu begitu saja. Padahal di beberapa titik di Balaikota ada tempat sampah.

Akibatnya Balai Kota Bandung terlihat seperti lautan sampah.

4. Kapok Beri Izin

Acara bagi-bagi es krim di Bandung
Acara bagi-bagi es krim membuat kemacetan parah di beberapa ruas jalan. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku telah menegur panitianya dan menegaskan tak akan lagi mengizinkan kegiatan massal di Balai Kota Bandung.

"Sudah ditegur panitianya. selanjutnya gak boleh ada acara massal lagi di Balai Kota," tweet Ridwan Kamil melalui akun twitter pribadinya, Minggu (11/5/2014).

Ridwan juga akan mengevaluasi kegiatan yang bagi-bagi gratisan. Menurutnya bangsa Indonesia belum siap dengan acara gratisan seperti ini.

Menurutnya untuk pengajuan izin menggunakan Balai Kota nanti harus melalui dirinya. Selama ini izin itu dikeluarkan oleh bagian perlengkapan dan umum.

"Izin harus lewat saya. Biar saya bisa lihat mana yang aman. Kan kalau macet, yang dimaki-maki Wali Kota juga," ucap Ridwan.

4. Kapok Beri Izin

Acara bagi-bagi es krim di Bandung
Acara bagi-bagi es krim membuat kemacetan parah di beberapa ruas jalan. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku telah menegur panitianya dan menegaskan tak akan lagi mengizinkan kegiatan massal di Balai Kota Bandung.

"Sudah ditegur panitianya. selanjutnya gak boleh ada acara massal lagi di Balai Kota," tweet Ridwan Kamil melalui akun twitter pribadinya, Minggu (11/5/2014).

Ridwan juga akan mengevaluasi kegiatan yang bagi-bagi gratisan. Menurutnya bangsa Indonesia belum siap dengan acara gratisan seperti ini.

Menurutnya untuk pengajuan izin menggunakan Balai Kota nanti harus melalui dirinya. Selama ini izin itu dikeluarkan oleh bagian perlengkapan dan umum.

"Izin harus lewat saya. Biar saya bisa lihat mana yang aman. Kan kalau macet, yang dimaki-maki Wali Kota juga," ucap Ridwan.
Halaman 2 dari 10
(slm/try)


Berita Terkait