Sempat 'Ditolak', PDIP: Komunikasi dengan Golkar Lanjut Terus

Sempat 'Ditolak', PDIP: Komunikasi dengan Golkar Lanjut Terus

- detikNews
Senin, 12 Mei 2014 05:53 WIB
Sempat Ditolak, PDIP: Komunikasi dengan Golkar Lanjut Terus
Jakarta - PDIP menyatakan semua partai politik (parpol) telah melirik capresnya, Joko Widodo, sebagai pelabuhan koalisi, tak terkecuali parpol dengan perolehan suara terbesar kedua, yakni Golkar. Komunikasi pun akan terus dilakukan PDIP ke Golkar.

"Ibu Megawati (Ketum PDIP) menugaskan Pak Jokowi dan Pak Tjahjo Kumolo (Sekjen PDIP). Dalam waktu dekat akan dijalankan komunikasi," tutur Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada detikcom, Minggu (11/5/2014).

Hasto bahkan menyatakan bukan hanya Golkar, namun semua partai kecuali Partai Gerindra dan PKS tertarik untuk merapat ke PDIP. Meski begitu, PDIP tak akan memaksakan keputusan koalisi pada Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam konteks ini, dengan tantangan yang tidak ringan, diperlukan banyak dialog. Tentu saja kita berharap juga mendapatkan dukungan nantinya. Hampir seluruh partai kecuali Gerindra dan PKS memberikan referensi capres ke Pak Jokowi," tutur Hasto.

Komunikasi yang dibangun PDIP merupakan langkah politik tanpa intervensi. Komunikasi politik yang dilakukan PDIP, termasuk Jokowi, hanya sebatas menyampaikan agenda politik pemerintahan mendatang.

"Jadi, bukan intervensi rumah tangga partai lain. Pak Jokowi tidak pernah melakukan intervensi," tuturnya.

Jokowi dan Tjahjo sebenarnya sudah pernah sowan ke markas Golkar dan bertemu Aburizal Bakrie pada 12 April lalu, namun mendapat 'penolakan'. Pertemuan itu tak menghasilkan kesepakatan koalisi PDIP-Golkar untuk Pilpres 2014. Saat itu Ical ngotot akan maju sebagai capres, dan baru mau berkoalisi dengan PDIP jika kalah di Pilpres.

(dnu/ros)


Berita Terkait