Myanmar Setuju dengan Usul SBY Soal Penguatan Peran Wanita dan Anak-anak

Laporan dari Myanmar

Myanmar Setuju dengan Usul SBY Soal Penguatan Peran Wanita dan Anak-anak

- detikNews
Minggu, 11 Mei 2014 13:36 WIB
Myanmar Setuju dengan Usul SBY Soal Penguatan Peran Wanita dan Anak-anak
Foto: Anung
Nay Pyi Taw - KTT ASEAN ke-24 di Myanmar resmi dibuka. Presiden Myanmar Thein Sein mengajak para kepala negara anggota ASEAN untuk memperkuat kesatuan bersama dalam membangun masa depan kawasan dan masyarakat yang lebih baik.

"Melipatgandakan upaya mengurangi kemiskinan, memperkuat jaring pengaman sosial, memperkuat identitas bersama, membangun masyarakat yang saling memperhatikan, berbagi dan harmonis, serta mempromosikan berbagai keuntungan dalam pertumbuhan kawasan secara inklusif,"ujar Thein Sein dalam sambutannya, di Jade Hall, Myanmar International Convention Centre (MICC), Nay Pyi Taw, Myanmar, Minggu (11/5/2014).

Dalam memformulasikan visi post-ASEAN Community 2015, Thein Sein mengajak agar penguatan peran wanita dan anak-anak dimasukan kedalam inisiatif tersebut. Upaya tersebut ditujukan untuk mencapai Millennium Development Goals (MDGs).

"Hal ini penting untuk memenuhi aspirasi untuk melipatgandakan pertumbuhan dan mengurangi kemiskinan pada 2030, seperti yang diusulkan oleh Presiden Dr. Susilo Bambang Yudhoyono," imbuh Thein Sein.

Myanmar sendiri sebagai tuan rumah mengedepankan isu perubahan iklim di negara-negara ASEAN. Thein juga menyebut perubahan iklim sebagai sesuatu yang kompleks dan terjadi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

"Pola cuaca yang ektrim akibat perubahan iklim telah mempengaruhi negara-negara ASEAN dalam frekuensi yang meningkat setiap tahunnya. Dan Pusat Bantuan Kemanusian ASEAN (AHA) belum mampu mengatasi bencana alam dengan layak," katanya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengenakan setelan jas hitam dan dasi biru hadir didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono yang mengenakan kebaya biru. Selain Presiden SBY, pemimpin negara anggota ASEAN yang hadiri adalah Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, PM Kamboja Hun Sen, PM Laos Thongsing Thamavong, PM Malaysia Tun Abdul Razak, Presiden Filipina Benigno S. Aquino III, PM Singapura Lee Hsien Loong, Deputi PM Thailand Phongthept Epkanjana, dan PM Vietnam Nguyen Tan Dung.
Sekjen ASEAN Le Luong Minh juga hadir dalam pertemuan ini.

Usai pembukaan, para pemimpin negara ASEAN langsung menuju ruangan coffee break kemudian melakukan sidang pleno. Masing-masing kepala negara akan menyampaikan pendapatnya dan idenya.

(mpr/mad)


Berita Terkait