"Saat ini saya repot sama Pak Jokowi dan Pak Prabowo, jadi kalau saya dipanggil wagub, dikiranya saya dukung Prabowo, Kalau dipanggil Gubernur, dikiranya dukung Jokowi nyapres. Jadi mending panggil saya, Ahok saja deh," kata Ahok di depan The First Young Leadership for Indonesia (YLI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (11/5/2014).
Ucapan Ahok tersebut disambut dengan tepuk tangan dan tawa lepas dari para peserta. Ahok juga mengaku dirinya memiliki mimpi menjadi pemimpin Indonesia.
"Ya saya sih kalau ditanya mimpi tertinggi, saya mau jadi presiden, kerja di Medan Utara," ujar mantan Bupati Babel itu santai.
Ahok memberi wejangan bagaimana seharusnya menjadi seorang pemimpin. Menurutnya, pemimpin yang hebat itu tidak boleh takut jika mengambil kebijakan. Terlebih lagi jika sampai diteror.
"Kan yang paling ditakutin orang ialahnya nyawanya. Jadi kalau percaya takdir, hidup mati di tangan Tuhan. Jdi ngapain kamu harus takut," tutup Ahok.
(spt/mok)











































