"Kami mengapresiasi kesigapan kru kapal yang tidak mengenyampingkan sikap kemanusiaan awak kapal terutama dalam situasi darurat sehingga seluruh penumpang KM Paishu Batu II selamat," kata Media Manager Pertamina Adiatma Sardjito dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (11/5/2014).
Adiatma lalu menceritakan proses penyelamatan para penumpang ini. Tenggelamnya KM Paishu Batu II terjadi pada Sabtu (10/5) sekitar pukul 01.00 WIT. Kebakaran diduga dari percikan api yang berasal dari kamar mesin kapal. Saat kapal tenggelam, seluruh penumpang sudah berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan sekoci kapal.
20 Orang penumpang ini terdiri dari 13 WNI, 4 warga Perancis, dan 3 warga Amerika. Selama 6 jam, seluruh penumpang berusaha bertahan hidup di perairan Laut Seram, Maluku. Beruntung, panggilan radio dari korban diterima oleh kapal MT Falcon 18 yang saat itu sedang berlayar dari Wayame menuju Sorong.
Ditengah kesibukannya mengantar Karosene dan Solar untuk wilayah Sorong, Tobelo dan Ternate, para awak kapal berusaha menyelamatkan penumpang kapal dan mengantarnya ke Sorong. Kini seluruh korban sudah tiba dengan selamat di Sorong.
(bil/fjp)











































