Sengitnya Adu Kuat Kubu Prabowo dan Kubu Jokowi di Internal PPP

Sengitnya Adu Kuat Kubu Prabowo dan Kubu Jokowi di Internal PPP

- detikNews
Minggu, 11 Mei 2014 08:04 WIB
Sengitnya Adu Kuat Kubu Prabowo dan Kubu Jokowi di Internal PPP
Jakarta - Rapimnas PPP yang digelar pada Sabtu sore kemarin, terpaksa diskors tanpa keputusan apapun lantaran tak ada titik temu mengenai arah koalisi. Kubu yang pro ke Prabowo Subianto dan yang mendukung Joko Widodo, untuk sementara bisa dibilang sama kuat.

Rapimnas PPP yang digelar di Hotel Aston Epicentrum, Jakarta Selatan, Sabtu (10/5/2014) kemarin diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan seluruh pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP. Sebelum pelaksanaan Rapimnas hari ini, Tim 'Wali Songo', yang merupakan Majelis Musyawarah Partai PPP, telah melakukan penjajakan ke beberapa parpol dan telah melaporkan hasilnya ke rapat harian DPP PPP.

"Aspirasi yang berkembang, peta dukungan mengerucut kepada capres PDIP Joko Widodo dan capres Gerindra Prabowo Subianto," ujar Ketua DPP PPP Arwani Thomafi menjelaskan opsi dukungan di Rapimnas.

Berdasarkan hasil Mukernas III PPP di Bogor bulan lalu, maka pengambilan keputusan dilakukan dalam mekanisme Rapimnas yang sedianya akan diikuti oleh 33 Ketua DPW PPP. Namun, seperti diketahui, Ketua DPW PPP Jawa Barat Rachmat Yasin ditangkap oleh KPK. Maka, hanya akan ada 32 Ketua DPW PPP yang hadir.

Tak hadirnya Yasin sempat diprediksi membuat kubu pro Jokowi melemah. Seperti diketahui, Yasin bersama dengan Waketum Emron Pangkapi, Sekjen Romahurmizy, dan Waketum Suharso merupakan orang-orang yang vokal dalam menyerukan protesnya saat Ketum PPP Suryadharma Ali menyatakan dukungan ke Prabowo.

Meski begitu, ternyata kubu ini cukup kuat di dalam Rapimnas 'sesi pertama' kemarin. Forum rapat pimpinan partai ini pun terpaksa harus ditunda karena deadlock di dalam lobi mengenai arah koalisi.

Menengok ke belakang, sengitnya adu kuat kubu Prabowo dan Jokowi di tubuh PPP ini sebenarnya sudah terprediksi dari pergerakan kedua capres tersebut. Prabowo dan Jokowi sama-sama sudah berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang yang diasuh oleh tokoh sentral PPP H Maimun Zubair.

Prabowo lebih dulu datang pada 20 April ditemani Ketum PPP Suryadharma Ali dan loyalisnya. Prabowo sempat bicara 4 mata dengan Mbah Mun, sebelum berbincang bersama SDA dan rombongan lainnya.

Dalam pertemuan itu, Mbah Mun yang merupakan Ketua Majelis Syariah PPP menurut Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan dukungannya ke Prabowo. "Mbah Mun yakin Prabowo akan terpilih jadi presiden," ucap Muzani.

Sedangkan Jokowi datang pada 4 Mei ditemani ketua DPP PKB Marwan Jafar, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah dan pengurus PDIP lainnya. "Secara khusus Kyai Haji Muamin Zubair mengingatkan jika Allah SWT menghendaki beliau memimpin republik ini, nasionalisme dan Islam harus bersinergi dengan baik," kata Basarah.

Lalu siapa yang bakal memenangi adu kuat ini? Tunggu saja di 'babak kedua' Rapimnas PPP yang paling cepat akan diselenggarakan pada Minggu malam nanti.

(fjp/fjr)


Berita Terkait