"Kami kan frekuensi pertemuannya tinggi, kami semua inginkan koalisi," kata Suhardi di sela acara alumni Universitas Tri Sakti di Hotel Sahid Jakarta Sabtu, (10/5/2014). Apalagi menurut dia kini ada tim 5 di Gerindra yang bertugas menjajaki koalisi dengan partai lain.
Tim tersebut aktif menjalin komunikasi, baik dengan politisi PAN maupun di PKS. Suhardi menyebut hubungan Gerindra dengan PKS dan PAN pun kian membaik. Lalu bagaimana dengan Golkar? "Itu tentu tergantung pada Golkar sendiri," kata dia.
Pasalnya menurut Suhardi antara Gerindra dengan Golkar baru terjalin kesepakatan untuk kerjasama dalam program. "Dan itu lebih utama dari kesepakatan. Siapa yang nanti dipilih untuk isi pos-pos berdasarkan karena program," papar Suhardi.
Penjajakan untuk menjalin koalisi sebenarnya sudah dilakukan antara Gerindra dengan Golkar. Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie (Ical) sudah dua kali bertemu dengan Ketua Dewan Pembina yang juga calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pada Selasa (29/4/2014) lalu Prabowo mendatangi rumah Ical di jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Senin (5/5/2014) awal pekan ini giliran Ical yang bertandang ke rumah Prabowo di Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Namun rupanya 'silaturohmi' politik itu hingga kini belum membuahkan kata sepakat. Gerindra dan Golkar belum resmi menjalin koalisi.
(erd/erd)










































