Tolong, Istri Tukang Parkir di Bogor ini Butuh Biaya untuk Obati Sakit Langka

Tolong, Istri Tukang Parkir di Bogor ini Butuh Biaya untuk Obati Sakit Langka

- detikNews
Sabtu, 10 Mei 2014 13:54 WIB
Tolong, Istri Tukang Parkir di Bogor ini Butuh Biaya untuk Obati Sakit Langka
Jakarta - Yayan Nurjanah (38) kini hanya bisa terbaring lemah di atas kasur tipis yang ada diruang tengah rumah orangtuanya di Kelurahan Baranangsiang RT 3/9, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Ibu tiga anak ini sudah tidak bisa bergerak lagi karena penyakit yang dialaminya.

Seluruh tubuh Yayan melepuh dan terkelupas. Nyaris sudah tidak ada lagi kulit yang menempel di wajah, badan, dan tangan Yayan.

Kondisi miris ini, sudah dialami Yayan sejak sebulan yang lalu. Yakni sejak peserta Jamkesmas ini tidak dapat lagi berobat ke rumah sakit karena hampir semua rumah sakit di Bogor menolaknya dengan alasan ruangan untuk perawatan Yayan, telah penuh.

Hingga kini, pihak keluarga sendiri belum mengetahui secara pasti apa penyebab pasti dan nama penyakit yang dialami Yayan.

"kalau sakitnya sudah hampir lima bulan. Tapi awalnya nggak separah ini, masih bisa jalan. Lukanya juga nggak sampe parah gini. Kondisi parah gini baru sebulan terakhir," kata Zilky Rizkary (18), anak pertama Yayan, saat ditemui Kamis (8/5/2014), (sebelumnya ditulis Sabtu, redaksi memohon maaf). Pada Kamis malam, Yayan sudah dibawa ke RS PMI atas perintah Wali Kota Bogor Bima Arya setelah mendapat laporan.

"Kalau kata dokter ada yang bilang itu keracunan obat," tambahnya.

Saat dikunjungi di rumah orangtuanya, Yayan terlihat hanya bisa terbaring tanpa bisa berkata sepatahpun. Di atas kasur tipis, Yayan menjalani kehidupannya sejak sekitar sebulan belakangan ini.

Yayan sudah tidak bisa bergerak, karena setiap kali bergerak, luka ditubuhnya akan tergesek dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Di sela obrolan kami dengan pihak keluarga, Yayan sesekali bersuara. Bukan berbicara, tapi suara Yayan yang mengerang menahan sakit ditubuhnya. Tubuh Yayan kini mengelupas.

"Kadang bilang perih, bilang pengen ke rumah sakit. Tapi kan ibu butuh ruang isolasi, rumah sakit yang didatengin katanyapenuh semua ruangannya," kata Zilky.

Luka seperti bekas terbakar (melepuh) memenuhi wajah, leher, dan bagian tubuh Yayan yang lain. Aroma amis dari luka dan cairan yang keluar dari luka-lukanya selalu tercium dari tubuhnya. Membuat aroma di dalam rumah tersebut menjadi sedikit berbeda. Ada sepiring bubuk kopi disamping Yayan.

"Itu buat ngilangan bau saja, nanti ditabur di sekitarnya," kata zilky.

Ibu tiga anak ini kini menderita, tapi keinginannya untuk sembuh masih sangat tinggi. Segala upaya dari sang suami yang bekerja sebagai juru parkir di kantor pos kawasan Cileungsi dan keluarganya tidak pernah berhenti. Namun hingga kini, Yayan masih terbaring di rumahnya dan butuh pengobatan. Yayan dan keluarga sangat berharap ada dermawan dan pemerintah yang peduli untuk membantunya.

Yayan merupakan istri dari Wawan Darmawan yang bekerja sebagai juru parkir di kantor Pos Cileungsi, Kabupaten Bogor. Yayan dan Wawan sebenarnya warga Kabupaten Bogor yang kini Bupatinya masih dijabat oleh Rachmat Yasin. Yayan dan anak-anaknya tinggal di Kampung Rawa Hingkik Rt 2/7, Desa/Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

"Tapi sudah sebulan ini tinggal di sini. Awalnya supaya kalau berobat jalan ke RS PMI, jaraknya lebih deket. Tapi sekarang malah sudah ngga bisa bergerak," kata Yayu Rahayu (32), adik kandung Yayan yang ditemui di rumahnya di Kelurahan Baranangsiang RT 3/9, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.


(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads