Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, meski kedua suporter sudah islah, namun ternyata belum menjamin pertandingan duel klasik tersebut akan berlangsung kondusif.
"Islah yang telah ditandatangani kedua perwakilan suporter ini belum dipahami dengan baik. Belum tersosialisasi dengan baik," kata Martinus dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (10/5/2014).
Martinus juga mengatakan, kedua 'musuh bebuyutan' tersebut masih menaruh dendam masing-masing.
"Maka dengan dikembalikannya suporter Persija, itu untuk lebih terjaminnya keselamatan diri para suporter. Mengingat situasi yang tidak memungkinkan bila mereka hadir di stadion Si Jalak Harupat," terangnya.
Untuk itu Polda Jabar akan melakukan evaluasi situasi, termsuk sikap perilaku penonton sebelum, saat dan pasca pertandingan.
"Itu akan menentukan diberikan atau tidak izin pertandingan bagi Persib di Jawa Barat," tegasnya
(avi/ndr)










































