"Faktanya, mengingat KTT ASEAN berikutnya pada November 2014, maka ini praktis pertemuan KTT terakhir bagi pemerintahan saat ini, utamanya bapak presiden. Ini memberikan momen penting bagi Indonesia untuk memaparkan visi kita, pandangan kita mengenai pencapaian selama 10 tahun terakhir ini," ujar Menlu Marty Natalegawa.
Hal itu dikatakan Marty sebelum mengikuti pertemuan antar menteri luar negeri ASEAN di Myanmar International Convention Centre (MICC), Nay Pyi Taw, Myanmar, Sabtu (10/5/2014).
Pagi ini, lanjut Marty, rangkaian KTT Asean akan dimulai dalam bentuk pertemuan tingkat menlu ASEAN. Dalam pertemuan itu akan dibahas memgenai seberapa jauh kemajuan yang telah dicapai oleh komunitas ASEAN.
"Di samping membawa perkembnagan kawasan, perananan menlu antara lain memastikan adanya kordinasi antara tiga pilar asean, bidang ekonomi, sosial budaya, dan politil keamanan. Inilah rangkaian yang kami lakukan pagi ini," tuturnya.
Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan akan tiba siang ini di Myanmar sekitar pukul 13.55. Malamnya, Presiden SBY akan menghadiri jamuan makan malam dari tuan rumah Myanmar.
Esok harinya, Minggu (11/5), Presiden SBY akan memimpin pertemuan yang bersifat formal dengan kepala negara Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina. Selanjutnya akan digelar pertemuan-pertemuan informal dengan sejumlah kepala negara.
(mpr/ndr)











































