"Masyarakat tetap memberikan penghargaan yang tinggi pada PDIP, meskipun selama 10 tahun kita berada di bawah pemerintah. Dan kita berada di posisi nomor satu," ujar Jokowi di Swiss-Belhotel Maleosan, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (10/5/2014).
Sementara itu, Jokowi menilai terjadinya gejolak naik-turun suara hasil rekapitulasi KPU dibandingkan dengan hasil penghitungan cepat pada 9 April lalu. "Kalau angka-angka itu masih ada naik sedikit, turun sedikit, saya kira mungkin di lapangannya ada dinamika tapi dinamikanya tidak tahu. Jadi dinamika di lapangan harus betul-betul dilihat," kata Jokowi.
Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara DPR dan DPD akhirnya bisa selesai sesuai tepat waktu. KPU selanjutnya menetapkan hasil pemilu legislatif. Hasilnya, PDIP meraih suara tertinggi.
"Menetapkan memutuskan keputsan KPU tentang hasil pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten kota secara nasional dalam pemilu 2014," kata komisi ketua KPU Husni Kamil Manik di kantor KPU Jl Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (9/5/2014).
Keputusan KPU itu tertuang dalam nomor 411/kpts/KPU/2014 tentang penetapan hasil pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten kota secara nasional dalam pemilu 2014.
Berikut perolehan suara 12 partai politik nasional:
1. Nasdem: 8.402.812 (6,72%)
2. PKB: 11.298.957 (9,04%)
3. PKS: 8.480.204 (6,79%)
4. PDIP: 23.681.471 (18,95%)
5. Golkar: 18.432.312 (14,75%)
6. Gerindra: 14.760.371 (11,81%)
7. Demokrat: 12.728.913 (10,19%)
8. PAN: 9.481.621 (7,59%)
9. PPP: 8.157.488 (6,53%)
10. Hanura: 6.579.498 (5,26%)
Jumlah seluruh suara sah: 124.972.491 suara.
(jor/aan)











































