Direktur Utama RRI, Rosalita Niken Widiastuti, mengatakan keakuratan data quick qount RRI memiliki tingkat kesalahan sebesar 0,41 persen. Hasil quick count RRI yang mendekati real count KPI dikarenakan RRI mengerahkan seluruh sumber dayanya secara maksimal.
"Hal ini disebabkan karena sebaran relawan yang berjumlah 2 rib orang," ujar Niken kepada detikcom, Sabtu (10/5/2014).
Niken menambahkan, RRI juga menyebar para relawannya hingga ke daerah pelosok bahkan ke daerah perbatasan. "Hingga ke daerah perbatasan seperti Entikong (Kalbar), Oksibikl (Papua) hingga Atambua (NTT)," imbuhnya.
Berikut Hasil Hitung Cepat RRI dengan Real Count KPU:
RRI:
1. Nasdem: 6.68%
2. PKB: 9.43%
3. PKS: 6.61%)
4. PDIP: 18.65%
5. Golkar: 14.87%
6. Gerindra: 11.40%
7. Demokrat: 10.26%
8. PAN: 7.61%
9. PPP: 6.52%
10. Hanura: 5.41%
11. PBB: 1.60%
12. PKPI: 0.97%
KPU:
1. Nasdem: 8.402.812 (6,7%)
2. PKB: 11.298.957 (9,04%)
3. PKS: 8.480.204 (6,7%)
4. PDIP: 23.681.471 (18,95%)
5. Golkar: 18.432.312 (14,75%)
6. Gerindra: 14.760.371 (11,81%)
7. Demokrat: 12.728.913 (10,19%)
8. PAN: 9.481.621 (7,59%)
9. PPP: 8.157.488 (6,53%)
10. Hanura: 6.579.498 (5,26%)
11.PBB: 1.825.750 (1,46%)
12. PKPI: 1.143.094 (0,91%)
Saat pileg 9 April 2014 kemarin, detikcom menggandeng dua lembaga survei untuk menayangkan hasil hitung cepat. Selain RRI, detikcom juga bekerjasama dengan lembaga survei CSIS- Cyrus Network.
(rvk/dha)











































