Hashim Akui Prabowo Beda Pendapat dengan SBY Soal Kembali ke UUD 1945

Hashim Akui Prabowo Beda Pendapat dengan SBY Soal Kembali ke UUD 1945

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2014 23:00 WIB
Hashim Akui Prabowo Beda Pendapat dengan SBY Soal Kembali ke UUD 1945
Jakarta - Wakil Ketua Wanbin Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengakui bahwa Partai Gerindra dan Prabowo Subianto memang ingin kembali ke UUD 1945. Ini tertuang dalam manifesto Partai Gerindra.

Hal ini bertentangan dengan pernyataan SBY yang menentang capres yang dalam janjinya bahwa jika terpilih maka akan kembali ke UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen.

"Saya dukung, Prabowo dukung, Gerindra dukung kembali ke UUD 1945. Yang penting semangat UUD 45 terutama pasal 33. Kami mau kembali kepada roh UUD 1945," kata Hashim di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jaksel, Jumat (9/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tegas, Hashim mengakui bahwa Prabowo berbeda pendapat dengan SBY untuk hal ini. "Ya, kita memang beda pendapat," ujar adik Prabowo ini.

Namun Hashim menganggap bahwa pernyataan SBY itu bukan sebagai isyarat bahwa SBY tidak memberi restu pada Prabowo. Koalisi antara kedua partai pun masih mungkin terjadi dengan bantuan Ketum PAN Hatta Rajasa.

"Bukannya tidak memberi restu. Kalau Demokrat mau bergabung, kami sambut dengan positif. SBY dengan Hatta kan ada kedekatan lebih dari kedekatan politis," tutur pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini.

Pertemuan Prabowo dan SBY yang terus tertunda, tetap direncanakan. "Memang belum ketemu, tapi pasti ada rencana," pungkas Hashim.

(van/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini