Kak Seto Nilai S Tidak Berniat Bunuh Renggo

Kak Seto Nilai S Tidak Berniat Bunuh Renggo

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2014 21:18 WIB
Jakarta - Sekjen KPAI dan Pemerhati anak Seto Mulyadi mendampingi proses pemeriksaan penganiaya siswa SDN 09, Makasar, Renggo Kadapi. Selama proses pemeriksaan S mengaku sangat menyesal.

"Saya melihat S cukup cerdas, dinamis, sopan, dan tadi dia menjelaskan peristiwa dengan baik. Pengakuannya ia tak ada maksud untuk melakukan pembunuhan tersebut," ujar pria yang akrab dipanggil Kak Seto saat ditemui di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (9/5/2014).

Ia mengatakan perilaku S yang menganiaya Renggo hanyalah keributan anak-anak biasa. Sehingga tak dapat disimpulkan ada niatan menghilangkan nyawa orang lain.

"Pemukulan dan penendangan yang dilakukan seperti layaknya perkelahian biasa anak-anak, tidak ada maksud untuk membunuh. Apa yang terjadi saat itu justru lemahnya pengawasan sekolah, sehingga sekolah harus meredam dan melakukan pengawasan maksimal terhadap anak didiknya di sekolah," tuturnya.

Seto mengungkapkan dalam kasus ini terjadi pembiaran dalam konflik yang dialami oleh anak-anak, sehingga terjadi peningkatan emosi. Ditambah lagi, S dalam dua bulan terakhir tengah belajar ilmu bela diri.

"Pembiaran terhadap konflik itu mungkin membuat salah emosi anak makin meningkat. Selain itu salah satu Sy sendiri baru dua bulan belajar taekwondo, mungkin ia belum terampil menggunakannya, sehingga ilmu yang didapatnya digunakan untuk menyerang bukan membela diri," imbuhnya.

Seto mengatakan dalam kasus ini, jika terus terjadi pembiaran tanpa dilakukan pencegahan. Akan dapat berdampak serius, terlebih kepada seluruh pihak di lingkungan sekolah.

"Sehingga kalau tidak ada pengawasan dan pencegahan, mana kala suatu konflik itu bersinggungan, bisa lebih fatal. Maka, bisa menimbulkan dampak yaitu kematian atau luka parah dan sebagainya. Sekali lagi, ini bagian dari tanggung jawab sekolah," tegas Kak Seto.

(edo/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads