"Proses penggeledahan sudah selesai, berlangsung kurang lebih 11 jam. Hampir seluruh ruangan di Kantor Bupati digeledah. Dokumen tertulis dan hardisk yang dibawa. Mungkin itu berkaitan dengan kasus yang sedang berjalan," kata Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bogor, Erwin Suriana, yang ditemui sesaat setelah petugas KPK meninggalkan kantor Bupati Bogor, Jumat (9/5/2014).
Terkait beberapa Kepala Dinas dan orang dari luar Pemkab Bogor yang hadir dan ikut dalam penggeledahan tersebut, kata Erwin, karena dipanggil oleh petugas KPK untuk mendampingi dan menambah informasi dalam proses penggeledahan.
"Kami dari Pemerintah Bogor, secara substansi materi, kita tidak ingin melakukan intervensi. Mari biarkan semuanya terungkap di KPK sendiri," kata Erwin yang juga menjabat sebagai juru bicara Bupati Bogor.
Berdasarkan pantauan, dua kardus berisi dokumen penting yang diduga berkaitan dengan kasus yang menimpa RY dibawa petugas dan dimasukan ke dalam mobil yang terpisah.
Sekitar 30 petugas KPK datang dan melakukan penggeledahan sejak pukul 03.00 WIB. Tidak hanya ruang kerja sang Bupati, beberapa kantor lainnya seperti kantor dinas Tata Ruang dan pertanahan, Dinas Peternakan dan Kehutanan serta rumah Dinas Bupati Bogor yang masih berada di dalam areal perkantoran Pemkab Bogor.
Petugas KPK meninggalkan Kantor Bupati Bogor sekitar pukul 14.45 wib dengan mengendarai 8 unit mobil. Setiap mobil yang ditumpangi petugas KPK, sedikitnya ada 2 petugas Brimob bersenjata lengkap yang ikut mendampingi.
(ndr/mad)










































