Mahfud Md Percaya Eva Sundari Hanya Bercanda Soal 'Dendam'

Mahfud Md Percaya Eva Sundari Hanya Bercanda Soal 'Dendam'

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2014 15:14 WIB
Mahfud Md Percaya Eva Sundari Hanya Bercanda Soal Dendam
Jakarta - Mohammad Mahfud Md mengaku tak mempersoalkan pernyataan politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari yang mengaku memiliki dendam kepadanya. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu 'haqqul' yakin Eva hanya bergurau saat melontarkan kata-kata tersebut.

"Saya tahu bahwa Mbak @evndari tak sungguh-sungguh dendam pada Saya. Dia hanya bercanda. Dia teman yang saya segani saat sama-sama di DPR karena orang-nya bersih-berani," kata Mahfud melalui akun Twitternya @mohmahfudmd seperti dikutip detikcom, Jumat (9/5/2014).

Akun Twitter @evandari adalah milik Eva Kusuma Sundari. Mahfud mengaku berteman baik dengan Eva sejak sama-sama menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada tahun 1999 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ingin maju menjadi anggota Mahkamah Konstitusi, Mahfud mengaku juga sempat meminta pertimbangan EVa. "Saya masih ingat. Ketika kami sama-sama ke Hongaria tahun 2007, Saya minta pertimbangan Bu @evndari untuk masuk ke MK. Saat itu beliau sangat mendukung," kata Mahfud.

Kini setelah Eva diprediksi tak lolos menjadi anggota DPR, Mahfud pun memberi semangat. "Bravo Bu Eva, mari terus bersama dalam perjuangan," kata Mahfud.

Kamis (8/5/2014) dalam sebuah seminar Eva mengaku tak merekomendasikan Mahfud Md sebagai calon wakil presiden untuk Jokowi. Alasannya saat menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud lah yang mengabulkan agar pemilihan umum menggunakan sistem terbuka.

Akibat sistem itulah menurut Eva dia gagal kembali ke Senayan. "Sekarang pas dia (Mahfud) ke Jokowi, aku nggak merekomendasikan. Dendam aku," canda Eva yang disambut tawa peserta diskusi termasuk rekannya Tantowi Yahya yang turut hadir sebagai pembicara.

Eva mengaku bahwa ucapannya tersebut disampaikan sambil bercanda sebagai pengantar seminar. Dia pun mengaku heran saat sejumlah media justru menganggap candaanya tersebut sebagai sesuatu yang serius.



(erd/trq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads