"Ia shock sambil membetulkan celana," kata Serda Yudi kepada detikcom di sela-sela kerja bakti massal di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Jumat (9/5/2014).
Lokasi kejadian berada di semak-semak di Lapangan 25 Semarang Utara, Rabu (7/5) lalu. Serda Yudi menyebutkan pelaku saat itu sudah menutup kepala korban dengan jaket. Celana korban sudah sedikit melorot. Satu pelaku memegangi tubuhnya. Korban berteriak-teriak.
Serda Yudi lantas memberikan peringatan ke pelaku. "Saya teriak tiga kali 'yang di semak-semak keluar atau saya tembak'," ujar ayah dari lima orang anak itu.
Mendengar teriakan itu, pelaku berhamburan. Serda Yudi lalu menghubungi satpam di sekitar lokasi agar menangkap gerombolan orang yang melintas. Dari 12 orang, hanya tiga yang berhasil tertangkap.
"Korban mengatakan ketiga yang tertangkap itu yang memegangi tubuhnya, menutupi kepalanya dengan jaket, dan memukul wajahnya," kata pria yang mengabdi di TNI sejak 1987 ini.
Para begundal itu diserahkan ke polisi. Saat ini, ketiganya berada di Mapolsek Semarang Utara.
(try/nrl)











































