Keluar dari Gedung Tipikor, Boediono Disambut Demonstran

Keluar dari Gedung Tipikor, Boediono Disambut Demonstran

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2014 11:22 WIB
Keluar dari Gedung Tipikor, Boediono Disambut Demonstran
Demo di depan Gedung Tipikor (Foto:Elza/detikcom)
Jakarta - Persidangan kasus Bank Century yang menghadirkan saksi Wapres Boediono diskors karena harus jeda salat Jumat. Saat keluar dari gedung pengadilan Tipikor, Boediono langsung disambut demonstran.

Rombongan Wapres meninggalkan gedung Tipikor di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2014) sekitar pukul 11.10 WIB. Di depan gedung Tipikor, puluhan demonstran sudah menunggu Wapres.

Ada dua kelompok demonstran yang menggelar aksi di depan gedung Tipikor. Dua kelompok itu adalah yang pro Boediono dan kontra Boediono.
Massa pro Boediono membawa spanduk bertuliskan "Kami bukan saudara, kami bukan tetangga, kami bukan sahabat, kami bukan teman, tapi kami percaya Boediono. #Support Boediono."

Spanduk lainnya berbunyi,"Jangan kriminalisasi kebijakan, setiap krisis ada ongkosnya. Terimakasih Boediono." Jumlah massa pro Boediono lebih sedikit dibandingkan massa kontra.

Massa kontra Boediono memakai emblem bertuliskan 'Laskar Anti Korupsi Pejuang 45'. Mereka berorasi dan menyanyikan yel-yel "Tangkap...tangkap Boediono. Tangkap Boediono sekarang juga!"

Salah satu peserta demo, Dedi Sugarda, mengatakan tuntutan dalam aksi ini adalah meminta agar Boediono dinyatakan ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi Bank Century.

"Untuk Bapak Hakim dan Jaksa di dalam (Tipikor), harap Boediono sebagai saksi dijadikan tersangka. Haram hukumnya Indonesia dipimpin oleh Boediono," kata Deddi dengan suara lantang.

Koordinator demo, Sutan Hutapea, mengatakan demo ini merupakan aksi damai. Mereka meminta agar hakim tidak terpengaruh oleh siapapun meski itu Presiden sekalipun.

"Hari ini adalah sejarah karena seorang Wapres datang bersaksi ke Tipikor dalam kasus Century yang telah merugikan rakyat Rp 6,7 triliun. Keinginan kami, Boediono dijadikan tersangka dan bertanggung jawab atas kerugian rakyat. Selama Boediono menjadi Gubernur BI dia bertanggung jawab karena mengizinkan bailout," katanya melalui pengeras suara.

Para demontrans membawa bendera dan spanduk bertuliskan "Koruptor harus dihukum mati". Sebagian pendemo perempuan ada juga yang membawa anak kecil.

Puluhan petugas keamanan siaga mengamankan rombongan Wapres sehingga keberadaan para demonstran tidak menghambat rombongan.

"Mereka punya hak tapi mereka juga punya kewajiban untuk menghargai orang lain. Mereka tidak memblokir jalan sehingga kita bantu mengamankan," kata Kepala Bagian Operasional Polres Jaksel AKBP Yossie di lokasi.



(kha/nal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads