"Pada waktu itu kami ketemu dengan pimpinan KPK untuk meminta pandangan mengenai bagaimana mengatasi Indover bukan Century. Yang di KPK saya ketemu dengan ketua Antasari, juga dengan Bapak Chandra Hamzah," ujar Boediono bersaksi untuk mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya di Pengadilan Tipikor, Jumat (9/5/2014).
Mulanya jaksa KPK memutar rekaman RDG 16 November 2008. Dalam rapat disinggung mengenai skema fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP).
"Ada beberapa hal yang saya ingin kita semua menyelesaikan dalam rangka FPJP dan mengenai devisa. FPJP ini saya kira yang paling pertama menurut saya kita sudah menghindari situasi yang mungkin nggak bisa kita kendalikan dengan SMS dan email, kalau ada satu bank runtuh, akan meledak," kata Boediono seperti terdengar dalam rekaman yang diputar.
Boediono mengiyakan suara dalam rekaman yang diputar salah satunya adalah dirinya. "Benar," jawab Boediono.
(fdn/ndr)











































