Istilah Jumat suci pertama kali dilontarkan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. Dia mengatakan, momen penting dalam sejarah PDIP banyak terjadi di hari Jumat, seperti penetapan capres Jokowi.
"Saya memberikan indikasi terkait hari Jumat, biasanya dipakai KPK untuk menahan calon tersangka, Jumat keramat. PDIP juga memutuskan capres Jumat. Rujukannya Bung Karno yang memutuskan kemerdekaan pada Jumat. Kami menyebutnya sebagai Jumat suci," kata Basarah, Kamis (24/4) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya antara tanggal 9-14 Mei, namanya nanti akan diumumkan pada momentumnya," ujar Jokowi.
Rentang waktu itu sangat realistis mengingat PDIP tentunya akan mengambil momentum pengumuman nama cawapres setelah KPU secara resmi mengumumkan perolehan suara nasional pemilu legislatif pada tanggal 9 Mei, dan sebelum masa pendaftaran pasangan capres-cawapres pada 18 Mei mendatang. Jika benar clue yang diucapkan Jokowi pada Selasa (6/5) lalu itu, maka hari ini semestinya adalah 'Jumat suci' yang dimaksud. Namun hingga kemarin, soal 'Jumat suci' ini masih belum diungkap, baik oleh sang capres maupun PDIP.
Sementara soal siapa pendamping yang bakal berduet dengan Jokowi nanti di pilpres, sejauh ini kalangan elite PDIP menyebut tiga nama masih kuat digadang-gadang sebagai cawapres Jokowi. Jubir PDIP Eva Kusuma Sundari mengerucutkan petunjuk dari Jokowi. "Luar Jawa, bisa Makassar, Madura, Sumatera," kata Eva saat dihubungi detikcom, Rabu (7/5) lalu.
Namun Eva tak mau lebih jauh mengumbar petunjuk soal sosok yang sedang dipertimbangkan oleh PDIP. Jika hanya berdasarkan petunjuk Eva, maka ada beberapa nama yang bisa dikedepankan.
Beberapa nama ini sudah lama beredar. Kandidat cawapres yang berasal dari Madura adalah Eks Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md (56). Dari Makassar, ada dua kandidat, yaitu Jusuf Kalla (72) dan Abraham Samad (47). Kandidat yang berasal dari Sumatera yaitu Ryamizard Ryacudu (64), yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan.
Namun kabar terakhir, nama Mahfud Md sudah dicoret dari kandidat cawapres Jokowi. Jadi siapa yang akan dipilih Jokowi, tokoh Makassar atau Sumatera? Dan apakah hari ini benar-benar akan menjadi 'Jumat Suci' Jokowi?
(rmd/ndr)











































