Pantauan di Pengadilan Tipikor, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (8/5/2014), belasan Paspampres bersafari abu-abu meninjau ruang sidang yang terletak di lantai 1. Selain Paspampres, ada pula personel TNI dan personel polisi yang ikut meninjau.
Tampak pula Kepala PN Pusat Agus Rizal berada bersama mereka. Paspampres mengecek mulai dari kursi, microphone dan meja hakim yang ada di ruang sidang. Paspampres juga menengok ke ruang jaksa yang ada di dalam ruang sidang. Ruang tunggu saksi yang akan ditempati orang nomor dua di Indonesia itu pun juga dicek.
Selain ruangan dibersihkan, proyektor beserta layar sudah dipasang di lobby. Garis pembatas KPK berwarna merah juga disiapkan di dalam ruang sidang.
Kepala Bidang Pengamanan Sekretariat Militer Presiden Jacob Djoko Santosa mengatakan bahwa persiapan di Pengadilan Tipikor ini bukan atas permintaan Boediono.
"Tidak (ada permintaan dari Boediono). Ini kita diundang rapat kordinasi, syukurlah kalau bersih, syukurlah kalau harum biar agak kerasan di tempat ini," kata Jacob saat ditemui di Pengadilan Tipikor.
Ia menuturkan bahwa tidak ada penambahan standar pengamanan. "Tidak ada penambahan, ini kan kegiatan rutin Pak Boediono kebetulan ini jadi saksi," ujarnya.
Boediono yang merupakan mantan Gubernur BI akan bersaksi untuk terdakwa Budi Mulya, mantan Deputi Bidang Moneter bank sentral. Nama Boediono juga disebut terlibat oleh jaksa dalam surat dakwaan untuk Budi Mulya.
(ndr/mad)











































