"Bisa dikatakan kurang kooperatif. Penyidik meminta foto yang berwarna, bukan foto fotocopy-an," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2014).
Sedianya, Tim Carr dimintai keterangan pada Selasa (7/5) lalu itu untuk menyerahkan foto-foto murid berikut identitas lengkapnya. Namun penyidik sedikit kecewa lantaran foto yang diserahkan Tim Carr bukan foto asli yang berwarna, melainkan berupa hasil salinan.
"Jadi kami meminta pihak JIS untuk memahami, ini untuk kepentingan penyidikan, bukan untuk publikasi media," lanjut Rikwanto.
Ditambahkan Rikwanto, fofo-foto murid tersebut, diperlukan penyidik untuk dikonfirmasikan kepada para tersangka dalam upaya proses identifikasi korban lainnya. Dengan kualitas foto hasil salinan itu, penyidik sedikit kesulitan untuk mengkonfirmasikannya kepada para tersangka.
"Foto itu nantinya untuk diidentifikasi pelaku, untuk penyidikan. Bukan untuk dipublikasikan, jadi kami meminta kooperatif," pungkasnya.
Seperti diketahui, Tim Carr telah menyerahkan 80 lembar foto murid TK JIS ke penyidik, pada pemeriksaan, Selasa 7 Mei 2014 lalu.
(mei/ndr)










































