"Lingkungan paling kecil. Sehingga kewaspadaan, kepedulian, pengawasan, harus masuk pada komunitas paling kecil. Ini yang terpikir bagi saya," ujar SBY dalam pembukaan rapat di kantornya, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (9/5/2014).
SBY mengatakan pada masa bakti Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, dirinya menambahkan satu fungsi kepada kementerian pemberdayaan perempuan menjadi kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menurut SBY hal itu didasari oleh maraknya kasus kekerasan anak pada saat ini.
"Misalnya di daerah konflik, dalam komunitas miskin secara absolut paksaan kepada anak untuk bekerja, yang sebenarnya belum saatnya, kekerasan di jalanan, dan ragam kekerasan yang menimpa anak-anak kita. Termasuk kekerasan dalam rumah tangga, kita kokohkan sebagai sebuah fungsi pada kementerian pemberdayaan anak," tuturnya.
(mpr/ndr)










































