Namun peluang hubungan koalisi kedua partai belum tertutup sepenuhnya. Ada satu sosok yang bisa menjadi jembatan hubungan SBY-Mega. Sosok itu adalah Pramono Edhie Wibowo, adik ipar SBY yang juga Peserta Konvensi Capres PD.
Pramono Edhie punya sejarah kedekatan cukup lama dengan Mega. Betapa tidak, dia pernah menjadi ajudan Mega saat sang Ketum PDIP berada di puncak kejayaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingat, Pramono Edhie ajudan Mega tiga tahun loh," kata Yahya saat berbincang, Rabu (8/5/2014).
Hubungan Mega dan Pramono memang cukup dekat. Bahkan, setelah tidak menjadi Presiden, Mega masih menjalin komunikasi dengan adik ipar SBY ini.
Ikhwal komunikasi keduanya diungkap oleh Pramono Edhie sendiri. Mega pernah menelepon Pramono di masa penanganan bencana tsunami Aceh.
"Setelah lepas saya tidak jadi ajudan, beliau pernah menelepon saya pada saat saya bertugas di tsunami Aceh. Saya ditugaskan membantu bencana di sana, 'saya bilang di Aceh, Bu, tiap hari gempa, kencang-kencang. Ibu bilang kamu makan apa? Aku tahu loh habis dari sana'. Jadi komunikasi," tutur Pramono saat berkunjung ke kantor detikcom 30 Januari lalu.
Namun setelah Pramono masuk PD, belum ada komunikasi lagi di antara keduanya. "Belum, karena beliau dari kubu yang berbeda. Tapi pada dasarnya semua sebetulnya boleh berkomunikasi, tapi mungkin saya sedang fokus ikut konvensi," kata Pramono.
SBY memang telah menyampaikan harapannya untuk bisa berkomunikasi dengan Mega, salah satunya melalui pernyataannya di jejaring sosial Youtube akhir April lalu. SBY ingin membangun komunikasi dengan niat yang tulus untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Jadi beberapa saat yang lalu bukan hanya seseorang, beberapa kalangan, bertanya kepada saya apakah Pak SBY bersedia dan siap berkomunikasi dengan Ibu Megawati. Saya katakan waktu itu, sejak dulu saya ingin berkomunikasi dengan siapa pun termasuk dengan Ibu Megawati sepanjang komunikasi itu berlangsung dengan baik, berangkat dari niat yang baik pula dan semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara," kata SBY di channel Suara Demokrat, seperti dikutip detikcom, Jumat (25/4/2014).
Akankah Pramono Edhie jadi pemecah kebuntuan hubungan Mega-SBY? Mungkinkah Pramono ditawarkan jadi cawapres Jokowi? Selama ini Pramono Edhie tak pernah menolak saat diwacanakan berduet dengan Jokowi.
(trq/van)











































