Ketua FPKS DPRD Bekasi Dikirimi Jeroan Busuk

Ketua FPKS DPRD Bekasi Dikirimi Jeroan Busuk

- detikNews
Jumat, 17 Des 2004 13:54 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Bekasi Wahyu Prihantono mendapat kiriman bungkusan yang isinya jeroan busuk. Sebelum kiriman itu, Wahyu sering mendapat teror lewat SMS yang bernada ancaman membunuh.Bungkusan diterima staf Wahyu di kantor DPRD Bekasi sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (17/12/2004). Di bungkusan tertulis Untuk Ketua FPKS WAhyu Prihantono. Namun tak tercantum nama dan alamat pengirim. "Karena tak ada nama dan alamat pengirim, teman-teman curiga dan menghubungi Polres Metro Bekasi. Mereka khawatir bungkusan berisi bahan peledak karena sebelumnya saya sering menerima teror SMS," jelas Wahyu saat dihubungi detikcom, pukul 13.30 WIB, Jumat (17/12/2004).Sebanyak 7 polisi datang ke ruangan Wahyu dan mengamankan bungkusan tersebut. Setelah dibuka ternyata isinya jeroan yang sudah membusuk. Dalam bungkusan juga tak ditemukan tulisan berisi ancaman."Barangkali pengirimnya ingin saya mengartikan sendiri apa makna jeroan yang sudah membusuk. Saya menduga ini ada hubungan dengan teror SMS yang bernada ancaman membunuh," jelas Wahyu.Wahyu menceritakan, sebulan sebelum menerima kiriman jeroan busuk itu, ia menerima sejumlah teror SMS. Teror itu antara lain berbunyi, "Saya gak suka dengan sikap anda di Pansus", "Pemerintahan kalau ada Wahtyu akan Kacau" dan "Lu Macem-macem Gue Bunuh Lu". Selama menjabat Ketua FPKS DPRD Bekasi, Wahyu juga menjadi Ketua Pansus Tata Tertib DPRD Kota Bekasi dan anggota Pansus Kedudukan Keuangan Daerah."Sekarang kita sedang menganalisis apa bungkusan itu ada kaitannya dengan Pansus atau yang lain. Kita serahkan saja kepada polisi," jelas Wahyu.Sementara Wakil Ketua PKS Al Muzammil Yusuf meminta setiap kadernya waspada menyusul teror yang menimpa Wahyu. Diingatkannya teror itu merupakan risiko politik. Ia meminta kadernya tidak gentar dengan teror-teror semacam itu. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads