Dalam tayangan di Youtube SBY menegaskan tak akan memilih capres dengan janji kampanye muluk-muluk dan berbahaya bagi Indonesia. SBY mencontohkan kampanye berbahaya itu seperti janji nasionalisasi aset dan kembali ke UUD 1945.
SBY memang tak mengarahkan pernyataan itu langsung ke Prabowo. Namun dalam sejumlah pertemuan dengan purnawirawan jenderal, Prabowo menyebut kembali ke UUD 1945 adalah manifesto Gerindra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kembali ke UUD 1945, menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani semua masih bisa dinegosiasikan. Apalagi suara Gerindra tak signifikan di DPR.
Lalu bagaimana kelanjutan koalisi Gerindra-PD yang sudah dijajaki sejak lama? Penjajakan itu bahkan dilakukan oleh Prabowo dan SBY.
Terkait hal ini Muzani masih berharap koalisi PD-Gerindra bisa terlaksana. Menurut Muzani sebelum ada pernyataan SBY perkembangan koalisi sangat baik.
"Berjalan baik semua," kata Muzani kepada detikcom, Kamis (8/5/2014).
Muzani yakin kedekatan SBY dan Prabowo akan membawa Gerindra-PD bersama-sama menghadapi Pilpres 2014. "Komunikasi Pak Prabowo dan SBY bagus selama ini. Kita lihat nanti," pungkasnya.
(van/trq)











































