Setelah ditelusuri, kuda itu rupanya milik ketua RW bernama Ferri Rosyidin. Si Raja Preman lepas dari pengawasan anak buah Ferri saat sedang diberi makan di dekat area tol.
Kuda itu kemudian sempat berlari dari KM 42 hingga berhasil ditangkap di KM 39 tol Jagorawi arah Jakarta. Dia memilih lajur paling kanan jalan tol sehingga arus lalu lintas pun sempat tersendat.
Berikut penampakan saat si 'Raja Preman' dievakuasi dari jalanan:
|
Foto: Farhan
|
Pulang Ditunggangi
|
Foto: Farhan
|
Kuda berwarna cokelat itu sudah berlari sejauh lebih dari 3 kilometer. Dia masuk dari celah-celah tembok di dekat pintu tol Baranangsiang, Bogor, lalu berlari hingga KM 39.
Petugas Jasa Marga dan pemilik langsung mengejar kuda tersebut.
Pulang Ditunggangi
|
Foto: Farhan
|
Kuda berwarna cokelat itu sudah berlari sejauh lebih dari 3 kilometer. Dia masuk dari celah-celah tembok di dekat pintu tol Baranangsiang, Bogor, lalu berlari hingga KM 39.
Petugas Jasa Marga dan pemilik langsung mengejar kuda tersebut.
Kuda Jinak
|
Foto: Farhan
|
Menurut Ferri, pemilik kuda, Raja Preman bukan kuda pertama yang dimilikinya. Dia sudah tiga memiliki kuda. Khusus untuk si cokelat gagah itu, baru saja dibeli dari Manado.
"Kudanya jinak kok," ujar Ferri.
Kuda Jinak
|
Foto: Farhan
|
Menurut Ferri, pemilik kuda, Raja Preman bukan kuda pertama yang dimilikinya. Dia sudah tiga memiliki kuda. Khusus untuk si cokelat gagah itu, baru saja dibeli dari Manado.
"Kudanya jinak kok," ujar Ferri.
Dituntun di Jalanan
|
Foto: Farhan
|
Kandang kuda itu berada tak jauh dari pinggiran tol. Saat kabur, Raja Preman masuk ke tol lewat celah-celah tembok dan menuruni tebing hingga masuk ke lajur jalan beraspal.
Asep sempat mengejar kuda tersebut, namun kecepatannya tak tertandingi. Hingga akhirnya bisa dievakuasi dibantu oleh para petugas Jasa Marga.
Dituntun di Jalanan
|
Foto: Farhan
|
Kandang kuda itu berada tak jauh dari pinggiran tol. Saat kabur, Raja Preman masuk ke tol lewat celah-celah tembok dan menuruni tebing hingga masuk ke lajur jalan beraspal.
Asep sempat mengejar kuda tersebut, namun kecepatannya tak tertandingi. Hingga akhirnya bisa dievakuasi dibantu oleh para petugas Jasa Marga.
Halaman 2 dari 8










































