"Dia courtesy call saja, supaya kenal. Terus kita ngomong-ngomong, dia (Moriarty) cerita soal gedung yang mau dia bangun. Kedubes terbesar di Jakarta itu nantinya punya Australia," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Rabu (7/5/2014).
Ahok mengungkapkan, rencana pembangunan kantor Kedubes Australia nantinya dipindah dari lokasi lama yang semula di daerah Rasuna Said jadi ke bilangan Kuningan. Adapun lahan untuk bakal gedung kedubes terbesar itu, sebut Ahok, sudah dibeli semua. Tetapi soal perizinan tetap melalui pemerintah provinsi.
"Ya kita sih senanglah, dia mau bangun itu, bagus kan, duitnya masuk ke kita," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
Selain bicara soal gedung baru, pembicaraan tertutup itu juga sempat menyinggung soal impor daging. Ahok bilang dia sempat mengusulkan agar Australia membuat peternakan atau penggemukan sapi di pulau asalnya, Pulau Belitung .
"Saya bicara sama dia (Moriarty), kenapa Anda tidak mau pikirkan perusahaan Australia, misalnya penggemukan sapi di pulau Seribu? Atau kalau pulau Seribu kurang gede, ya ke Pulau Belitung saja, minimal yang jaraknya dekat ke Jakarta. Belitung kan dekat ke Jakarta. Kalau selatannya Belitung itu dekat sekali (ke Jakarta), naik jetsky bisa 5-6 jam nyampe,β kata Ahok menirukan ucapan dia dalam rapat.
Namun pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan bersama terkait impor daging sapi. "Ya dia (dubes) ngomong soal gedung saja, dia bukan orang bisnis," imbuhnya.
(ros/aan)











































